Gigi, bagian tubuh yang tertutup namun perlu dirawat. Karena sekali
terjadi masalah pada gigi akan memberi efek buruk pada bagian tubuh
lainnya.
Kebiasaan yang kita lakukan tanpa disadari banyak yang
merugikan kesehatan gigi, seperti mengigit pensil, pulpen, atau
benda-benda keras lainnya, dan menghisap jempol atau jari. Kegiatan
tersebut tanpa disadari dapat menyebabkan keropos pada gigi.
Di
masyarakat luas, kesehatan gigi termasuk aspek yang kurang diperhatikan.
Pengakuan Drg. Rosa Ria, “kebanyakan mereka datang ke dokter gigi saat
sudah merasakan sakit. Padahal saat rasa sakit itu terasa, berarti
kerusakan gigi sudah parah sampai ke lapisan dalam gigi. Karena lubang
awal yang terjadi pada lapisan terluar (email) tidak menimbulkan rasa
sakit”.
Meski tidak menimbulkan rasa sakit, bukan berarti lubang
kecil pada email gigi itu tidak berbahaya. Lubang itu akan terus meluas
sampai menembus lapisan tengah gigi. Saat itu lah, rasa sakit pada gigi
akan mulai terasa. Jika lubang kecil tidak secepatnya ditambal atau
diobati, maka lubang yang meluas akan memberi dampak yang fatal, yaitu
infeksi lewat aliran darah.
Kerusakan pada gigi yang paling parah
adalah Abses, yaitu pembengkakan pada gigi. Bengkak bisa saja di gusi,
akar, atau gigi yang berlubang. Untuk pembengkakan di bagian akar hanya
bisa dilihat melalui proses rontgen.
Sakit pada gigi bisa
mengganggu keseimbangan tubuh manusia. Apalagi gigi yang sudah busuk
adalah sarang penyakit, sebab bakteri yang ada dalam gigi busuk itu
dapat menyerang bagian-bagian lain dari tubuh kita, seperti kepala,
telinga, mata, ginjal, jantung, tulang, dan paru-paru. Itu di karenakan
saraf dari gigi terhubung ke semua bagian tersebut. Maka menjaga
kesehatan gigi sangat penting untuk tetap bisa bebas beraktivitas tanpa
diganggu rasa nyeri yang ditimbulkan dari rasa sakit pada gigi.
Cara
merawat gigi agar tetap sehat tanpa lubang yang diberikan oleh Drg.
Rosa Ria adalah, (1) Sikat gigi malam sebelum tidur, (2) Bersihkan
karang gigi, (3) Rutin periksa gigi enam bulan sekali, (4) Cepat tangani
bila ada lubang di gigi.
Point pertama yang paling penting, yaitu
sikat gigi malam sebelum tidur. Karena pada saat tidur, mulut dalam
keadaan diam/tidak bergerak maka kuman leluasa merusak gigi bila tidak
dibersihkan. Jika mulut bergerak akan ada proses save cleansing, jadi
kuman tidak bisa menggerogoti gigi.
Banyak orang yang menyangka
bahwa tidak apa-apa kalau anak-anak kecil mempunyai gigi-gigi yang
rusak. Alasan mereka adalah bahwa nantinya ada gigi baru yang
menggantikan gigi susu yang rusak itu. Ini adalah pendapat yang salah.
Sebab
giginya rusak, anak tersebut tidak bisa mengunyah makanan dengan baik
dan malas makan. Akibatnya anak kurang baik gizinya, dan rewel saat
makan. Gigi yang suda busuk menyebabkan pembengkakan pada gusi atau pipi
dan menjadi sarang penyakit untuk bagian lain dari tubuh lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan komentar