Sabtu, 29 Oktober 2016

Perlu Merawat Kesehatan Gigi Kita

Gigi, bagian tubuh yang tertutup namun perlu dirawat. Karena sekali terjadi masalah pada gigi akan memberi efek buruk pada bagian tubuh lainnya.
Kebiasaan yang kita lakukan tanpa disadari banyak yang merugikan kesehatan gigi, seperti mengigit pensil, pulpen, atau benda-benda keras lainnya, dan menghisap jempol atau jari. Kegiatan tersebut tanpa disadari dapat menyebabkan keropos pada gigi.
Di masyarakat luas, kesehatan gigi termasuk aspek yang kurang diperhatikan. Pengakuan Drg. Rosa Ria, “kebanyakan mereka datang ke dokter gigi saat sudah merasakan sakit. Padahal saat rasa sakit itu terasa, berarti kerusakan gigi sudah parah sampai ke lapisan dalam gigi. Karena lubang awal yang terjadi pada lapisan terluar (email) tidak menimbulkan rasa sakit”.
Meski tidak menimbulkan rasa sakit, bukan berarti lubang kecil pada email gigi itu tidak berbahaya. Lubang itu akan terus meluas sampai menembus lapisan tengah gigi. Saat itu lah, rasa sakit pada gigi akan mulai terasa. Jika lubang kecil tidak secepatnya ditambal atau diobati, maka lubang yang meluas akan memberi dampak yang fatal, yaitu infeksi lewat aliran darah.
Kerusakan pada gigi yang paling parah adalah Abses, yaitu pembengkakan pada gigi. Bengkak bisa saja di gusi, akar, atau gigi yang berlubang. Untuk pembengkakan di bagian akar hanya bisa dilihat melalui proses rontgen.
Sakit pada gigi bisa mengganggu keseimbangan tubuh manusia. Apalagi gigi yang sudah busuk adalah sarang penyakit, sebab bakteri yang ada dalam gigi busuk itu dapat menyerang bagian-bagian lain dari tubuh kita, seperti kepala, telinga, mata, ginjal, jantung, tulang, dan paru-paru. Itu di karenakan saraf dari gigi terhubung ke semua bagian tersebut. Maka menjaga kesehatan gigi sangat penting untuk tetap bisa bebas beraktivitas tanpa diganggu rasa nyeri yang ditimbulkan dari rasa sakit pada gigi.
Cara merawat gigi agar tetap sehat tanpa lubang yang diberikan oleh Drg. Rosa Ria adalah, (1) Sikat gigi malam sebelum tidur, (2) Bersihkan karang gigi, (3) Rutin periksa gigi enam bulan sekali, (4) Cepat tangani bila ada lubang di gigi.
Point pertama yang paling penting, yaitu sikat gigi malam sebelum tidur. Karena pada saat tidur, mulut dalam keadaan diam/tidak bergerak maka kuman leluasa merusak gigi bila tidak dibersihkan. Jika mulut bergerak akan ada proses save cleansing, jadi kuman tidak bisa menggerogoti gigi.
Banyak orang yang menyangka bahwa tidak apa-apa kalau anak-anak kecil mempunyai gigi-gigi yang rusak. Alasan mereka adalah bahwa nantinya ada gigi baru yang menggantikan gigi susu yang rusak itu. Ini adalah pendapat yang salah.
Sebab giginya rusak, anak tersebut tidak bisa mengunyah makanan dengan baik dan malas makan. Akibatnya anak kurang baik gizinya, dan rewel saat makan. Gigi yang suda busuk menyebabkan pembengkakan pada gusi atau pipi dan menjadi sarang penyakit untuk bagian lain dari tubuh lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar